So, sedang menikmati betul lagu ini. Walaupun sudah hampir satu tahun berlalu sejak kemunculannya pada soundtrack The Last Song movie yang diperankan Miley bersama Liam Hemsworth.
Everybody needs inspiration
Everybody needs a song
A beautiful melody
When the nights are so long
'cause there is no guarantee
That this life is easy
Yea when my world is falling apart
When there's no light
To break up the dark
That's when I
I look at you
When the waves are flooding the shore
And I can't find my way home any more
That's when I
I look at you
When I look at you
I see forgiveness
I see the truth
You love me for who I am
Like the stars hold the moon
Right there where they belong
And I know I'm not alone
Yeah when my world is falling apart
When there's no light
To break up the dark
That's when I
I look at you
When the waves are flooding the shore
And I can't find my way home any more
That's when I
I look at you
You appear just like a dream to me
Just like kaleidoscope colors that cover me
All I need
Every breath that I breathe
Don't you know you're beautiful
Yeah yeah
When the waves are flooding the shore
And I can't find my way home any more
That's when I
I look at you
I look at you
Yeah
Whoa-oh
You appear just like a dream to me
8/24/2011
8/23/2011
Prepare to Future ^^
Segala kehidupan itu pasti berubah dan akan terus berubah.
Seperti yang terjadi kini, rasanya kehidupan kanak-kanak baru saja dijalani.
Berawal, dari sebuah undangan pernikahan teman yang datang kepadaku. Wow, rasanya seperti sesuatu yang mustahil begitu,hihi..
Tetapi, tentu saja berpikir mustahil sama artinya memikirkan si”ndul” akhirnya pergi ke salon (hoooo).
Dan setelahnya, ini adalah kenyataan. Sesuatu yang akhirnya harus diterima oleh keadaan dengan logis.
Sebetulnya, memikirkan pernikahan masih jauh dalam list kehidupan, mengingat aku harus betul betul menata lagi dan lagi jalur kehidupan yang harus ditempuh. So, prepare for future, gals.
Tapi, meluangkan waktu untuk setidaknya berpikir, tak salahnya jika seandainya waktu itu nanti hadir. Rasanya ingin seperti apa segala kesiapannya iia,...
Ah, sepertinya tidak ada bayangan sama sekali deh.
Begini saja, kalau jodoh panjang nih dengan si’ndul’ rasanya memandang bahwa memiliki kegemaran yang sama menjadi tolak ukur bagaimana nanti memiliki konsep Moslem's Wedding Party, yang artinya kesederhanaan saja, hihi..
Dengan wedding dress yang simple, walaupun jelas model kebaya tetap menjadi pilihan utama untukku dalam sebuah pesta sakral, dibalut dengan warna hijau lumut. Dan jangan pernah ketinggalan untuk merangkaikan bunga yang manis di balutan kerudungnya,humm..sepertinya begitu ciamik dipandang.
kemudian untuk my future man (???) tentu saja pakaian yang senada warnanya dengan diriku,..hohoho,..
sebagai referensi yang ada nih, aku cukup menyaksikan wedding's party nya kakak sepupu ku awal januari 2011 yang lalu, rasanya senang melihat konsep pakaiannya simple, elegan dan kesan mewah tetap terjaga.
Lalu, perayaan tanpa musik itu hampa. Sebetulnya, kesukaan ku pada musik cenderung mellow and rileks. Jadi, tak salahnya musik musik instrument akan terus berdentang sepanjang acara berlangsung, dan tidak menutup kemungkinan juga akan dimeriahkan oleh group band yang tak kalah heboh. haha...rasanya, aku ingin mengundang Naif band untuk berhadir di acara istimewa ku itu.
Bagi pecinta kuliner, tak perlu takut kehilangan rasa. Lidah para undangan tetap akan kumanjakan dengan selera khas Banjar dan kupikir selera Sunda juga tak buruk, mengingat aku penyuka pedas. So, i love Indonesia specially banjar, segala konsep tak akan kubiarkan sedikitpun jauh jauh dari budaya lokal,.hoho..
Untuk penataan tempat sang mempelai nih, tak ingin muluk muluk outdoor's party akan tetap dijunjung tinggi, terserah deh mau kebun nya siapa yang di pake. Dengan dikelilingi bunga kamboja dan tulip akan menambah keeksotikan pesta deh. Tatanan meja dan kursi tamu yang di sebar setelah sebuah pancuran air yang berada di depan panggung mempelai dengan -tetap- hijau berpadu coklat. So, natural's wedding party be ready,...
sebagai referensi yang ada nih, aku cukup menyaksikan wedding's party nya kakak sepupu ku awal januari 2011 yang lalu, rasanya senang melihat konsep pakaiannya simple, elegan dan kesan mewah tetap terjaga.
umm, kalau warnanya ku ubah jadi hijau lumut gk apa apa iia,..hihi..
umm, bagaimana iia memikirkan si'ndul' mengenakannya =_=', rasanya dia akan terus mengeluh kepanasan sepanjang waktu bahkan sebelum pakaian itu menempel di tubuhnya.
Lalu, perayaan tanpa musik itu hampa. Sebetulnya, kesukaan ku pada musik cenderung mellow and rileks. Jadi, tak salahnya musik musik instrument akan terus berdentang sepanjang acara berlangsung, dan tidak menutup kemungkinan juga akan dimeriahkan oleh group band yang tak kalah heboh. haha...rasanya, aku ingin mengundang Naif band untuk berhadir di acara istimewa ku itu.
Bagi pecinta kuliner, tak perlu takut kehilangan rasa. Lidah para undangan tetap akan kumanjakan dengan selera khas Banjar dan kupikir selera Sunda juga tak buruk, mengingat aku penyuka pedas. So, i love Indonesia specially banjar, segala konsep tak akan kubiarkan sedikitpun jauh jauh dari budaya lokal,.hoho..
Untuk penataan tempat sang mempelai nih, tak ingin muluk muluk outdoor's party akan tetap dijunjung tinggi, terserah deh mau kebun nya siapa yang di pake. Dengan dikelilingi bunga kamboja dan tulip akan menambah keeksotikan pesta deh. Tatanan meja dan kursi tamu yang di sebar setelah sebuah pancuran air yang berada di depan panggung mempelai dengan -tetap- hijau berpadu coklat. So, natural's wedding party be ready,...
8/14/2011
Be Your Self
Pengenalan jati diri, file itulah yang akhirnya kutemukan dari sekian tumpuk file di data ‘si coklat jinjing’ ini. Rasanya aku tidak pernah ingat menyimpan tulisan tentang ini di sini. Tapi, daripada harus menjadi kumpulan ‘junk’ tak ada guna, ku buka dan coba memahami apa sih yang di tulis dari konsep pengenalan jati diri itu.
Berhubung kelompok “minoritas” yang ku ikuti ini lebih mengembangkan kepada skill lapangan serta kecakapan dalam berorganisasi, maka tidaklah salah jika jati diri menjadi kunci penting dalam memahami diri guna memantapkan kinerja masing-masing personalnya. Dan kupikir diriku yang tak ada guna ini, masih jauh dari yang namanya bagaimana jati diri itu sebenarnya.
Sedikit berbagi saja nih, seperti apa sih mengenal jati diri itu baik orang lain dan kepada diri sendiri yang penting.
Siapa aku?
Seperti apa aku?
Jati diri merupakan suatu pembawaan ilmiah manusia yang terbentuk dari bebeapa faktor, beberapa seperti keluarga, sosial masyarakat, lingkungan pergaulan.
Beberapa pengaruh nya terhadap kehidupan pribadi individu:
Berpengaruh terhadap pembentukan :
- Prinsip.
- Karakteristik
- Life Style ( gaya hidup)
- Pola pikir
- Kepribadian
- Tingkah laku sehari-hari
- Mobilitas kerja keseharian.
Bagaimana cara mengenal jati diri:
# Pribadi
- Posisi dalam lingkungan kehidupan keluarga , masyarakat, pergaulan;
- Kelebihan dan kekurangan yang dimiliki;
- Karakter: Apa saja perihal yang kusenangi dan apa saja perihal yang kubenci.
# Orang lain
- Abstrak, tidak dapat diketahui secara khusus, jati diri hanya dikuasai oleh individu.
Sebagai pencinta alam yang aktifitasnya terjun langsung kelapangan, penguasaan karakteristik pribadi maupun anggota kelompok itu sangat penting. Mengapa demikian? Karena tanpa penguasaan tersebut team work atau pun aktifitas kerja kelompok akan mengalami kendala dalam visi dan misi yang ingin dicapai, karena berkenaan dengan hal-hal yang berkaitan dengan (pola fikir, prinsip dan Mobilitas kerja) individu-individunya.
Bagaimana cara mengenal karakter:
1. Pola pikir
2. Sifat:
a. Emosional (kepekaan terhadap suatu konflik baik positif maupun negative)
b. Ego (ambisius atau tidaknya manusia)
3. Gaya hidup (cenderung yang dominan), cth: senang dengan cara hidup yang simple, ada pula senang dengan cara hidup dan pola fikir orang orang barat yang sering membuat sensasi
4. Latar belakang kehidupan lingkungan (keluarga, masyarakat, pergaulan)yang mengarah pada acuan pendidikan bagi individu,
5. Sejarah hidup.
Apabila sudah dikuasai maka ilmu ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yang dengan sendirinya dapat berkamuflase dalam setiap element kehidupan.
Nah, setidaknya cukuplah bagi kita (terutama aku iia,..) bisa memahami bagaimana jati diri itu ada dan memahamai bagaimana jati diri it sendiri. Sesungguhnya, jati diri tidak hanya di pahami dalam materi-materi begitu saja tetapi lebih kepada bagaimana teknis praktisnya. Hmmm,…kupikir tak perlu lah kita sesempurna sebuah teori, tetapi bisa berpikir lebih baik dari kemarin saja itu sudah menjadi hal yang lebih dari jati diri.
8/10/2011
a Time to Remember
Soe Hok-Gie 'MANDALAWANGI PANGRANGO
Senja ini, ketika matahari turun kedalam jurang jurang mu
aku datang kembali
kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu
walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
dan aku terima kau dalam keberadaanmu
seperti kau terima daku
aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
hutanmu adalah misteri segala
cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta
malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua
“hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya “tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar
‘terimalah dan hadapilah
dan antara ransel ransel kosong dan api unggun yang membara
aku terima ini semua
melampaui batas batas hutanmu, melampaui batas batas jurangmu
aku cinta padamu Pangrango
karena aku cinta pada keberanian hidup
Jakarta 19-7-1966
Senja ini, ketika matahari turun kedalam jurang jurang mu
aku datang kembali
kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu
walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
dan aku terima kau dalam keberadaanmu
seperti kau terima daku
aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
hutanmu adalah misteri segala
cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta
malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua
“hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya “tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar
‘terimalah dan hadapilah
dan antara ransel ransel kosong dan api unggun yang membara
aku terima ini semua
melampaui batas batas hutanmu, melampaui batas batas jurangmu
aku cinta padamu Pangrango
karena aku cinta pada keberanian hidup
Jakarta 19-7-1966
Soe Hok-Gie "TERAKHIR"
Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekah.
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza.
Tapi, aku ingin habiskan waktuku di sisimu, sayangku.
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mendalawangi.
Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di Danang.
Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra.
Tapi aku ingin mati di sisimu, manisku.
Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya.
Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu.
Mari sini, sayangku.
Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku.
Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung.
Kita tak pernah menanamkan apa-apa,
kita takkan pernah kehilangan apa-apa.
Langganan:
Komentar (Atom)